BEGINILAH CARA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN) MENYELESAIKAN PERSOALAN TENAGA HONORER

WARTAPGRI.COM - Sudah tahukah anda sabat pembaca setia info Wartapgri, bahwa Beginilah Cara Badan Kepegawaian Negara (BKN) Menyelesaikan Persoalan Tenaga Honorer. Simak ulasan selengkapnya.

Peliknya permasalahan yang melanda tenaga honorer saat ini membuat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana angkat bicara soal permasalahan tersebut.
Bima Haria Wibisana
Bima mengatakan, pada dasarnya Pemerintah tidak setuju dengan adanya tenaga honorer. Hal itu dikarenakan tingkat kompetensi yang rendah dan bertolak belakang dengan belanja pegawai yang tinggi.
SILAHKAN DOWNLOAD APLIKASI INFO PENDIDIKAN INDONESIA UNTUK MEMUDAHKAN ANDA MENGAKSES INFORMASI DUNIA PENDIDIKAN, ASN/PNS, INFO HONORER, KEMENTERIAN, LOKER, DLL PADA HP ANDROID ANDA DI GOOGLE PLAYSTORE. ATAU ANDA TINGGAL KLIK LINK BERIKUT https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wWARTAPGRI TERIMA KASIH.
"Pada prinsipnya Pemerintah berkeberatan dengan adanya honorer. Itu karena kompetensi yang rendah dan anggaran belanja pegawai yang tinggi. Jumlah dan kebutuhan tidak sesuai, lalu yang dibutuhkan juga bukan itu," ungkap Bima saat berbincang dengan Korpri.id di Jakarta, Selasa (27/12/2016). Bagaimanapun, lanjutnya, saat ini Pemerintah ingin menghilangkan tenaga-tenaga administrasi.
"Kan saat ini separuhnya pegawai honorer itu bekerja pada tenaga administrasi. Kita tidak mau itu. Yang kita butuhkan adalah tenaga profesional yang memang sesuai dengan kebutuhan. Kenapa tidak kita angkat para pemuda-pemuda yang berkualitas dengan status cum laude. Mereka juga kan berhak menjadi PNS dan kenapa harus K2," katanya.
Bima kemudian kembali menegaskan bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah tenaga-tenaga yang profesional dan yang memiliki kemampuan dan kompetensi tinggi.
"Yang menjadi permasalahan adalah kemampuan. Kita ingin membentuk tenaga profesional yang memang benar-benar memiliki kompetensi yang tinggi. Honorer itu kalau dapat pekerjaan lain dan mendapat gaji yang lebih tinggi apakah mereka tidak tertarik hal itu. Kenapa mereka tidak memilih itu? Karena memang mereka tidak punya kemampuan," katanya.
Sekjen Dewan Pengurus Korpri Nasional (DPKN) itu pun kemudian mencoba memberikan beberapa cara-cara bijak untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Bima juga menegaskan betul, tidak mau ada tenaga honorer yang fiktif. Lalu yang kedua, apakah harus menjadi PNS? Bagaimana kalau sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (P3K)?
"Atau tetap honorer tapi dengan gaji yang lebih baik. Yang jelas banyak alternatif lain yang dapat diambil," ujarnya menerangkan.
Sumber : https://korpri.id/berita

Demikian informasi yang dapat kami bagikan kepada rekan-rekan pembaca terkait dengan Beginilah Cara Badan Kepegawaian Negara (BKN) Menyelesaikan Persoalan Tenaga Honorer ini. Semoga bermanfaat dan terima kasih atas kunjungan anda.

2 Responses to "BEGINILAH CARA BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA (BKN) MENYELESAIKAN PERSOALAN TENAGA HONORER"

  1. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.

    BalasHapus